OJK Sultra Dukung Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat Sinergi Sultra Maimo 2025 di The Park Mall Kendari

Daerah58 Dilihat

Sultraexpos | Kendari, 23 Juni 2025 — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara berperan aktif dalam kegiatan Sinergi Sultra Maimo 2025 yang digelar pada 20–22 Juni 2025 di The Park Mall Kendari. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara OJK Sultra dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, serta melibatkan pelaku industri jasa keuangan, UMKM, dan berbagai komunitas masyarakat.

 

Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, OJK Sultra membuka layanan konsumen melalui booth yang menyediakan fasilitas pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), layanan pengaduan dan konsultasi, hingga edukasi keuangan dalam bentuk games interaktif. Layanan tersebut disambut antusias oleh masyarakat, dengan mayoritas pengunjung memanfaatkan pengecekan SLIK dan konsultasi terkait layanan keuangan.

Tak hanya menyediakan layanan, OJK Sultra juga menyelenggarakan edukasi keuangan syariah melalui forum diskusi bertajuk Sinergi Inklusi dan Literasi Ekonomi Syariah (SIARAH). Talkshow ini dihadiri oleh pelaku UMKM, civitas akademika, masyarakat umum, serta perwakilan industri keuangan. Tujuannya adalah untuk mendorong pengembangan ekonomi melalui sistem keuangan syariah yang inklusif dan relevan dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

 

Asisten Direktur OJK Sultra, Shintia Wijayanti Putri Purnamasari, yang hadir sebagai narasumber mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga dalam Islamic Finance Development Indicator dunia, unggul pada sub-indikator Education dan Research. Dari sisi aset, Indonesia juga berada dalam 10 besar negara dengan aset perbankan syariah tertinggi.

 

Shintia menambahkan bahwa literasi keuangan syariah di Indonesia melonjak dari 9,14% pada tahun 2022 menjadi 43,42% di tahun 2025, mencerminkan meningkatnya pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan syariah. Namun demikian, indeks inklusi keuangan syariah masih tergolong rendah, hanya sebesar 13,41%, dengan kesenjangan yang signifikan dibanding indeks inklusi nasional.

 

“Dengan 95,8% penduduk Sulawesi Tenggara beragama Islam, potensi pengembangan ekonomi syariah di wilayah ini sangat besar. Namun, diperlukan pendekatan edukatif dan inklusif untuk mendorong partisipasi masyarakat secara luas,” ujar Shintia.

 

Dalam talkshow SIARAH, turut hadir narasumber dari Badan Wakaf Indonesia, Dede Haris Sumarno, S.E., M.M, yang membahas peran wakaf dalam pembangunan ekonomi umat, serta Greget Kalla Buana, profesional keuangan syariah yang membawakan materi terkait Pengelolaan Keuangan Islami (PKI).

 

Kegiatan Sinergi Sultra Maimo 2025 resmi ditutup pada Minggu, 22 Juni 2025, dengan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kendari, Kepala OJK Sultra, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sultra. Dalam sambutannya, Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha menegaskan bahwa keikutsertaan OJK merupakan bentuk nyata komitmen untuk terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara.

 

> Untuk informasi lebih lanjut:

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara – Bismi Maulana Nugraha

Telp. (0401) 3131169

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *