OJK Sultra dan Pemkab Bombana Gelar Rapat Evaluasi TPAKD 2025 untuk Percepat Akses Keuangan Daerah

Daerah36 Dilihat

Sultraexpos | Bombana – Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Rapat Evaluasi Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Bombana Tahun 2025. Kegiatan ini digelar di Kantor Bupati Bombana dan dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Ir. Burhanuddin, M.Si. Senin (23/06/2025).

 

Rapat dihadiri oleh perwakilan OJK Sulawesi Tenggara, Deputi Bursa Efek Sultra, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pimpinan industri jasa keuangan di Kabupaten Bombana. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur efektivitas berbagai program strategis yang telah dijalankan serta menyusun langkah akseleratif dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui inklusi keuangan.

 

Dalam sambutannya, Bupati Bombana menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan OJK. Ia menyoroti sejumlah program unggulan TPAKD Bombana yang telah berjalan, salah satunya adalah Program PASTI (Pandai Sikapi dan Lawan Rentenir), yaitu subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM. Program ini akan dikolaborasikan dengan inisiatif strategis “Satu Produk Satu Desa” guna mendorong kemandirian ekonomi desa.

 

Program unggulan lainnya adalah KEJAR EMAS (Satu Rekening Satu Pelajar Generasi Bombana Cerdas Keuangan) yang akan ditingkatkan dari sisi jumlah rekening dan nominal tabungan. Bupati Bombana memberikan mandat kepada Dinas Pendidikan untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap siswa SD hingga SMA yang belum memiliki rekening. Target pembukaan rekening simpanan pelajar mencapai 80% dari total sekitar 30.000 siswa di wilayah tersebut, bekerja sama dengan bank umum dan BPR lokal.

 

Manajer Madya Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK dan LMSt) OJK Sultra, Desiyani Patra Rapang, turut memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menyebut TPAKD Bombana sebagai salah satu yang paling aktif dalam menjalankan program inklusi keuangan.

 

Dalam pemaparannya, Desiyani mengungkapkan bahwa ekonomi Kabupaten Bombana menunjukkan performa kuat dengan pertumbuhan sebesar 7,28% pada Triwulan I 2025, lebih tinggi dari rata-rata nasional (4,87%) dan regional Sultra (5,66%). Penyaluran kredit perbankan pun tumbuh positif sebesar 2,79% (yoy) per April 2025, dengan dominasi kredit konsumtif mencapai 91,87% dari total Rp520 miliar.

 

OJK Sultra juga menyambut baik rencana perluasan Program PASTI dengan menggandeng lebih banyak BPR dan bank umum, serta menyarankan agar pembukaan rekening pelajar KEJAR EMAS dapat dirangkaikan dengan peringatan Hari Indonesia Menabung pada awal Agustus 2025.

 

Rapat evaluasi ini menegaskan pentingnya peran TPAKD dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi daerah melalui optimalisasi akses terhadap produk dan layanan keuangan, serta mendukung pengembangan komoditas unggulan lokal. OJK Sultra menyatakan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan, penguatan literasi keuangan, dan sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program-program TPAKD di Kabupaten Bombana.

 

Informasi lebih lanjut:

Kepala Bagian PEPK dan LMSt OJK Provinsi Sulawesi Tenggara – Shintia Wijayanti Putri Purnamasari

Telp. (0401) 3131169

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *