Sultraexpos|Kendari – Sebanyak 3.107 personel gabungan dari Polda Sultra dan Polresta Kendari dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat yang berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (01/09/25).
Pengamanan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H. Dalam arahannya, Kapolda menegaskan agar seluruh personel melaksanakan tugas pengamanan secara profesional dan humanis.
“Personel harus mengedepankan langkah persuasif dalam menjaga jalannya penyampaian aspirasi, agar tetap kondusif dan aman,” tegasnya.
Aksi unjuk rasa yang dipusatkan di Kantor DPRD Provinsi Sultra diikuti ribuan mahasiswa gabungan dari berbagai perguruan tinggi di Kendari. Massa menyuarakan sejumlah aspirasi, di antaranya penolakan terhadap kebijakan DPR RI yang dinilai tidak pro rakyat serta kritik terhadap tindakan represif aparat dalam penanganan aksi sebelumnya.
Setibanya di Kantor DPRD, perwakilan mahasiswa diterima oleh Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala. Hadir pula Kapolda Sultra, Danrem 143/HO, Kabinda, serta Dandim 1417/Kendari untuk mendengarkan langsung aspirasi dan berdialog dengan massa aksi.
Menanggapi tuntutan mahasiswa, Kapolda Sultra menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen menjaga keamanan dan mengedepankan pendekatan persuasif dalam setiap aksi penyampaian pendapat.
“Polri akan memberikan yang terbaik sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pengamanan,” ujar Irjen Didik.
Aksi unjuk rasa berjalan damai dan kondusif hingga selesai. Kapolda Sultra pun memberikan apresiasi kepada massa aksi yang menjaga ketertiban.
“Saya ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara mahasiswa dan masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai, sehingga kegiatan hari ini berlangsung aman,” tutupnya.
Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Sulawesi Tenggara agar tetap aman dan kondusif.










